Dollar Index (DXY) Menguat Ke 99,70


 PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit  Dollar Index (DXY) menguat ke 99,70 pada perdagangan Rabu (16/9), melanjutkan penguatan dolar AS setelah sebelumnya mencapai level tertinggi dalam beberapa pekan. Pergerakan tersebut menempatkan indeks dolar kembali mendekati area penting 100,00. Data pasar menunjukkan DXY berada di kisaran 99,6–99,7 pada perdagangan terbaru.

 

Penguatan dolar terjadi ketika pasar menantikan keputusan kebijakan moneter Federal Reserve. Ekspektasi kenaikan suku bunga AS menjadi salah satu faktor yang menopang permintaan terhadap dolar, sementara kenaikan harga energi dan kekhawatiran inflasi turut memengaruhi prospek kebijakan moneter. Reuters melaporkan bahwa pasar secara luas memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan The Fed kali ini. PT Best Profit Bandung

 

Selain faktor kebijakan moneter, perkembangan geopolitik di Timur Tengah juga menjadi perhatian pasar. Ketegangan yang mendorong kenaikan harga minyak meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan pada saat yang sama dapat meningkatkan permintaan terhadap aset-aset yang dianggap lebih aman, termasuk dolar AS.

 

Dari sisi teknikal, area 99,70–99,75 menjadi perhatian karena sebelumnya tercatat sebagai zona resistance penting. Analisis pasar pada akhir Agustus menunjukkan DXY menghadapi tekanan jual di sekitar area tersebut, yang bertepatan dengan kombinasi moving average 100 hari dan level Fibonacci 38,2%.

 

newsmaker , newsmaker id , bestprofit futures, demo bpf, demo bestprofit, demo bestprofit futures

proflt, legalitas, regulasi, fasilitas, penghargaan, hubungi, pasar, historical

 lowongan kerja, lowongan kerja bandung, loker bandung

best profit, bestprofit, pt bestprofit, pt best profit, best, pt best, bpf

pt bpf, bestprofit futures, pt bestprofit futures, Bestprofit futures, pt best profit futures

 

PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Comments

Popular posts from this blog

Harga Minyak Tetap Stabil

Harga Minyak Melonjak Lebih Dari 2%

Dolar AS Menguat Terhadap Euro Dan Yen