Nilai Tukar Euro Kembali Berada Di Bawah Tekanan
PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit – Nilai tukar euro kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan Selasa (29/9/2026), euro sempat melemah ke level US$1,1312 per euro, yang merupakan posisi terendah sejak Mei 2025. Pada Rabu (30/9), euro diperdagangkan di sekitar US$1,1339 di pasar Asia. Tekanan terhadap mata uang tunggal Eropa tersebut terjadi di tengah penguatan dolar AS. Sepanjang September, dolar telah menguat hampir 2,5% terhadap euro, sekaligus menempatkan greenback di jalur kenaikan bulanan terbesar terhadap euro dalam 14 bulan. Best Profit Bandung Penguatan dolar didukung oleh prospek pertumbuhan ekonomi AS dan kenaikan suku bunga. Imbal hasil obligasi pemerintah AS juga meningkat, membuat aset berdenominasi dolar relatif lebih menarik bagi investor. Reuters melaporkan bahwa imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun telah menembus 5%, level tertinggi sejak Juni 2007. Kondisi terse...