Jelang Akhir Pekan, Saham Asia Bervariasi
PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, PT Bestprofit - Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan Jumat
pagi, (11/6/2021), mengikuti bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street
dengan indeks saham S&P 500 cetak rekor tertinggi.
Di indeks saham Jepang Nikkei 225 menguat 0,16 persen pada awal
perdagangan. Indeks saham Topix mendatar. Di Korea Selatan, indeks saham Kospi
naik 0,57 persen. Indeks saham ASX 200 cenderung mendatar. Indeks saham MSCI
Asia Pasifik di luar Jepang menguat 0,14 persen.
Di Wall Street, indeks saham S&P 500 menguat 0,5 persen ke posisi
tertinggi 4.239,18. Indeks saham Dow Jones mendaki 19,1 poin ke posisi
34.466,24. Sementara itu, indeks Nasdaq bertambah 0,78 persen ke posisi 14.020.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) setelah rilis laporan inflasi
Amerika Serikat (AS) yang diawasi ketat.
Harga konsumen AS melonjak 5 persen pada Mei 2021, dan merupakan laju
tercepat sejak Agustus 2008. Angka harga konsumen itu lebih tinggi dari
prediksi ekonom sekitar 4,7 persen. Indeks dolar AS berada di posisi 90,073
setelah bergerak fluktuaktif di kisaran level 90 pada pekan ini.
Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 109,37 per dolar AS. Harga minyak
melemah pada jam perdagangan di Asia. Harga minyak mentah berjangka Brent
melemah 0,12 persen menjadi USD 72,43 per barel. Harga minyak mentah berjangka
Amerika Serikat turun 0,13 persen menjadi USD 70,20 per barel.
Bursa Saham Amerika Serikat Kompak Menguat
Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street kompak
menguat pada perdagangan Kamis, 10 Juni 2021. Indeks S&P 500 naik ke level
tertinggi sepanjang masa seiring investor mengabaikan laporan inflasi utama
yang menunjukkan kenaikan tekanan harga yang lebih besar dari perkiraan.
Pada penutupan perdagangan wall street, indeks S&P 500 naik 0,5
persen ke rekor penutupan tertinggi di 4.239,18. Indeks S&P 500 juga
mencapai rekor intraday di posisi 4.249,74, melampaui level tertinggi pada 7
Mei 2021 setelah pasar diperdagangkan sideway selama sebulan.
Indeks Dow Jones naik 19,10 poin atau kurang dari 0,1 persen menjadi
34.466,24. Indeks Nasdaq naik 0,8 persen menjadi 14.020,33. Harga konsumen
untuk Mei berakselerasi pada laju tercepat sejak musim panas 2008 di tengah
pemulihan ekonomi dari resesi yang dipicu pandemi COVID-19.
Indeks harga konsumen yang mewakilii makanan, energi, bahan makanan
dan harga barang naik lima persen dari tahun lalu. Ekonom yang disurvei oleh
Dow Jones telah mengharapkan kenaikan 4,7 persen. “Saya pikir ada banyak orang
yang menahan diri, yang ingin melihat angka inflasi yang lebih panas,” ujar Jim
Cramer dari CNBC, dilansir Jumat, 11 Juni 2021.
Kekhawatiran lonjakan inflasi telah membebani pasar saham pada bulan
lalu. Investor khawatir lonjakan harga akan menaikkan biaya bagi perusahaan
memicu kenaikan suku bunga dan menyebabkan the Federal Reserve atau bank
sentral Amerika Serikat menghapus kebijakan kelonggaran moneternya.
“CPI ini tidak akan mengubah narasi secara dramatis, dan masih ada
indikasi bahwa momentum inflasi akan mereda dalam beberapa bulan mendatang,”
ujar Pendiri Vital Knowledge, Adam Crisafulli dilansir dari CNBC. Banyak ekonom
juga mengatakan lonjakan biaya mobil bekas dapat mencondongkan pembacaan
inflasi..
Harga mobil dan truk bekas melonjak lebih dari 7 persen. Lonjakan
harga mobil bekas kemungkinan mencerminkan fenomena sementara terkait pandemi
COVID-19 dan pasokan mobil. Sebuah laporan terpisah yang dirilis pada Kamis
pekan ini menunjukkan klaim pengangguran untuk pekan terakhir 5 Juni mencapai
376.000.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan perkiraan Dow Jones mencapai
370.000. Jumlah tersebut masih menjadi yang terendah pada era pandemi COVID-19.
Di sisi lain, saham UPS naik sekitar 1 persen setelah kenaikan dari JPMorgan. Saham
Boeing menguat, tetapi Delta Airlines tergelincir.
Sementara itu, saham ritel video game dan meme GameStop turun 27
persen bahkan setelah perusahaan menunjuk mantan eksekutif Amazon Matt Furlong
untuk menjadi CEO berikutnya dan mengatakan penjualan naik 25 persen pada
kuartal terakhir. Perusahaan juga menyatakan akan menjual hingga 5 juta saham
tambahan.
Sumber
liputan6.com
lowongan, lowongan kerja, lowongan kerja
bandung, loker bandung
best profit,
bestprofit, pt bestprofit, pt best profit, best, pt best, bpf
pt bpf, bestprofit
futures, pt bestprofit futures, best profit futures, pt best profit futures
PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Comments
Post a Comment