Awal Pekan, Bursa Saham Asia Beragam
PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Bursa saham Asia
Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Senin (14/6/2021). Sementara itu,
sebagian bursa saham utama di Asia Pasifik libur.
Di Jepang, indeks saham Nikkei naik 0,45 persen pada awal perdagangan
saham. Indeks saham Topix menhaut 0,25 persen. Indeks saham Korea Selatan Kospi
melemah. Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah 0,13 persen.
Demikian dilansir dari CNBC, Senin pekan ini.
Di sisi lain, Jepang akan umumkan data produksi industri pada April
2021. Indeks dolar AS bergerak di kisaran 90,504. Yen Jepang diperdagangkan di
kisaran 109,73 per dolar AS. Harga minyak sedikit berubah pada jam perdagangan
di Asia. Harga minyak berjangka Brent naik menjadi USD 72,73 per barel.
Harga minyak berjangka Amerika Serikat berada di kisaran USD 70,92 per
barel. Bursa saham Australia libur seiring ada peringatan Hari Ulang Tahun
Ratu. Sedangkan bursa saham China dan Hong King libur untuk merayakan Festival
Perahu Naga.
Penutupan Wall Street pada 11 Juni 2021
Sebelumnya, Bursa saham Amerika
Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan saham Jumat, 11 Juni
2021. Indeks S&P 500 kembali cetak rekor baru. Pada pekan ini, wall street
mencatat kenaikan.
Pada penutupan perdagangan wall street, indeks S&P 500 naik 0,2
persen ke posisi tertinggi baru 4.247,44. Indeks Nasdaq bertambah 0,4 persen ke
posisi 14.069,42. Indeks Nasdaq didorong kenaikan saham Apple, Microsoft, dan
Netflix.
Indeks Dow Jones menguat 13,36 poin ke posisi 34.479,60. Selama
sepekan, indeks S&P 500 catat kenaikan 0,4 persen. Sementara itu, indeks
Nasdaq menguat 1,9 persen. Indeks Dow Jones melemah 0,8 persen selama sepekan.
Kenaikan wall street pada perdagangan Kamis seiring investor
mengabaikan laporan yang menunjukkan inflasi meningkat pada laju tercepat sejak
2008. Indeks harga konsumen melonjak 5 persen pada Mei 2021 dari tahun sebelumnya.
"Sementara laporan CPI Mei datang di atas perkiraan, pasar tidak
terlalu terkejut dan mencerna data sebagai sementara untuk saat ini. Pasar
treasury atau surat berharga tampaknya setuju dengan prospek inflasi
sementara,” ujar Technical Market Strategist Piper Sandler, Craig Johnson,
dilansir dari CNBC, Sabtu (12/6/2021).
Salah kemungkinan yang memberikan dorongan pada saham adalah reaksi di
pasar obligasi terhadap laporan inflasi yang panas.
Imbal hasil surat berharga atau treasury bertenor 10 tahun turun di
bawah 1,43 persen, menandai level terendah dalam tiga bulan. Sebelumnya imbal
hasil surat berharga diperdagangkan di atas 1,77 persen pada awal tahun.
Minat terhadap Saham Meme Meningkat
Perusahaan teknologi cenderung berkinerja buruk di tengah tingkat suku
bunga yang tinggi karena menurunkan valuasi saat ini.Indeks Nasdaq cenderung
tertekan pada 2021 karena imbal hasil obligasi berubah lebih tinggi.
Sejumlah saham meme juga menguat pada perdagangan Kamis. Saham AMC
melonjak lebih dari 15 persen dan GameStop naik hampir enam persen. Kedua saham
itu tertekan dua digit pada Kamis karena momentum di Reddit memudar.
"Naik turunnya saham meme berdampak kecil pada arah pasar saham
secara kseluruhan. Namun demikian, minat yang meningkat pada saham meme positif
untuk ekuitas dalam jangka menengah. Ini karena fenomena saham meme yang
menarik dana ke pasar saham, meningkatkan harga dan likuiditas dalam
prosesnya," kata Chief Global Stategist BCA Research, Peter Berezin.
Sumber
liputan6.com
lowongan, lowongan kerja, lowongan kerja
bandung, loker bandung
best profit,
bestprofit, pt bestprofit, pt best profit, best, pt best, bpf
pt bpf, bestprofit
futures, pt bestprofit futures, best profit futures, pt best profit futures
PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Comments
Post a Comment