Laju IHSG Bergerak di Dua Zona
PT BEST PROFIT FUTURES BANDUNG, Best Profit - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di
dua zona pada awal perdagangan saham Rabu, (17/3/2021). Hal ini seiring bursa
saham global melemah dan bervariasi.
Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG naik tipis 0,13 persen atau
8,3 poin ke posisi 6.318. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik tipis ke posisi
6.315.
IHSG pun berbalik arah ke zona merah pada awal sesi perdagangan saham.
Indeks saham LQ45 naik 0,11 persen ke posisi 944. Sebagian besar indeks saham
acuan menghijau.
Sebanyak 133 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 163 saham melemah
dan 207 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di
level tertinggi 6.321,33 dan terendah 6.295,05.
Total frekuensi perdagangan saham 103.572 kali dengan volume
perdagangan saham 1,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 797,9
miliar. Investor asing beli saham Rp 52,08 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat
terhadap rupiah di kisaran 14.386.
Sebagian besar sektor saham menghijau. Namun, sektor saham pertanian
dan keuangan turun masing-masing 0,89 persen dan keuangan susut 0,37 persen.
Sementara itu, sektor saham infrastruktur mendaki 0,84 persen, sektor saham
konstruksi menguat 0,47 persen dan sektor saham aneka industri mendaki 0,67
persen.
Gerak Saham
Saham-saham yang mencatat top gainers pada perdagangan pagi antara
lain saham VINS melonjak 32,74 persen, saham VICO terbang 29,57 persen, saham
BEBS mendaki 25 persen, saham KICI melonjak 22,31 persen dan saham FMII naik
19,13 persen.
Saham-saham yang tertekan antara lain saham BGTG melemah 7 persen,
saham AIMS tergelincir 7 persen, saham MAYA susut 6,99 persen, saham INPS
merosot 6,97 persen, dan saham GWSA turun 6,96 persen.
Pada awal perdagangan, investor asing membeli saham TLKM sebesar Rp
16,5 miliar, saham TINS sebesar Rp 28,4 miliar, saham BMRI sebesar Rp 7,7
miliar, saham PTPP sebesar Rp 5,6 miliar dan saham ASII sebesar Rp 4,2 miliar.
Sementara itu, saham-saham yang dilepas investor asing antara lain
saham BBRI sebesar Rp 13,9 miliar, saham INCO sebesar Rp 3,7 miliar, saham MNCN
sebesar Rp 1,7 miliar, saham BBCA sebesar Rp 1,7 miliar dan saham BJBR sebesar
Rp 1,3 miliar.
Bursa saham Asia bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik
0,25 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,14 persen, dan indeks saham
Shanghai menguat 0,15 persen. Sementara itu, indeks saham Korea Selatan Kospi
melemah 0,84 persen, indeks saham Singapura tergelincir 0,02 persen dan indeks
saham Taiwan susut 0,05 persen.
Sumber
liputan6.com
lowongan, lowongan kerja, lowongan kerja
bandung, loker bandung
best profit,
bestprofit, pt bestprofit, pt best profit, best, pt best, bpf
pt bpf, bestprofit
futures, pt bestprofit futures, best profit futures, pt best profit futures
PT BESTPROFIT FUTURES BANDUNG

Comments
Post a Comment